Seperti Hujan

Seorang tua berdiam di kamar mandi
Terpana melihat tubuhnya yang basah
Melihat lubang dan tulang-tulang
Yang kini merapuh di air dingin
Ketika hujan rintik-rintik

Orang tua itu kakekku
yang berkaca dalam suram air kolam
Pohon-pohon mengigau
hari yang risau

Kakekku berputar-putar di kamar mandi
Berbicara pada sikat gigi dan sabun cuci
Tentang atap rumah
yang samar-samar rubuh
Tentang langit dan kakinya
yang sama-sama lumpuh

Sebuah lampu bercahaya redup
Menawarkan gelisah
dan seteguk pasrah

Kakekku murung menghitung jari kakinya
yang diam-diam buntung
Termakan detik-detik yang asing
Tangisnya seperti gerimis
Ketika hujan cuma ingin rintik – rintik

2009

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s