Bagaimana menjawabnya?

Siapa yang menciptakan Tuhan? Siapa memberi nama benda-benda? Di mana Tuhan tinggal? Siapa manusia pertama? Ada apa di atas luar angkasa? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak saya dapatkan dalam buku filsafat atau astronomi, puisi atau kitab suci, tetapi dari dua gadis kecil berumur 7 dan 11 tahun. Sore tadi di Ubud, seperti biasa 15 menit setelah jam…

INSPIRASI DARI LICIN : Semalam di Ijen Resort and Villas

Nyanyian doa terdengar sayup dari kejauhan, melantun lembut, berbaur dengan suara katak dan serangga pohon, menyambut petang pertama saya di desa ini. Seakan masuk ke sebuah lukisan, di hadapan saya terhampar sawah dan hijau tetumbuhan yang tertata alami, pohon kelapa berpencar di sana-sini dengan latar belakang hutan dan gunung-gunung biru tua yang agung menjulang diselimuti selapis…

Catatan tentang Harimau! Harimau! Jalan Tak Ada Ujung dan STAR WARS

Ada dua novel Mochtar Lubis yang masih segar di pikiran saya sekarang ini. Keduanya adalah karangan yang kian melejitkan nama penulisnya, yang juga jurnalis kawakan, sebagai sastrawan terkemuka di Indonesia. Novel pertama berjudul “Harimau! Harimau!” (1975) yang saya baca serangkaian kegiatan Reading Club yang digelar Komunitas Sahaja. Segera setelah menutup halaman terakhir buku ini, saya…

MALAM DI LEMBAH

Pekan yang beku di Lembah Grizzly pohon tertidur jejak kaki pejalan tertutupi musim di papan nama gerbang peternakan dingin bermain dengan kata huruf-huruf pudar dalam garisnya apa yang terlihat sepintas hanya putih dan senyap lewat pukul empat matahari bergegas lenyap menyusul para kuda kembali ke kandang aku memandang keluar lewat jendela loteng di kabin malam…

HUTAN BELAKANG RUMAH

Desember lalu kami jalan ke hutan lewat belakang rumah di 11th Avenue aku panjat pohon kayu meraba gurat tubuhnya tumbuh menahun berkawan cuaca mungkinkah dibangun pondok di antara dahan kokoh ini tempat aku suatu saat bakal kembali lalu tak sengaja melihat seekor tupai tertidur di dalamnya mengigaukan hujan biji-bijian dari angkasa Solar dan Luna menyalak…

DARI SEGARA

Berjalan dari Segara ke ujung pura lewati rute lama warung ikan, tambatan perahu bocah-bocah yang berenang minggu pertama bulan baru Kulihat dari tanjung tujuanku tampak jauh di bawah kabut awan dan embun lamunan entah kapan terakhir dulu berkunjung ke situ orang-orang sepuh duduk di batu karang semadi mandi matahari atau menangkap kenangan yang mengapung tak…

Paradoks dalam Teater

“Hanoman meli burger! Hanoman meli burger!!” Gerombolan murid Sekolah Dasar itu berseru-seru sambil menghampiri seorang penjual burger keliling. Diangkatnya kaki si dagang lalu diaraknya tubuh kurus itu seperti menyambut pahlawan pulang kampung. Tetapi ketika seorang sersan galak datang dan berteriak, anak-anak itu kompak menghempaskan penjual burger sampai badannya terjungkal. “Hei, hei! Jangan ribut! Ini Bali!…