Tiga Hal tentang To Kill A Mockingbird & Totto-chan

Mari mengingat lagi dua novel lawas yang masih terasa memikat hingga sekarang : To Kill A Mockingbird karya Harper Lee dan Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela (selanjutnya disebut Totto-chan) karya Tetsuko Kuroyanagi. Novel-novel yang telah berkali diterbitkan ulang tersebut menarik jika dipertemukan karena punya beberapa kemiripan. Pertama, baik To Kill A Mockingbird maupun Totto-chan dikisahkan…

Dunia Jiwa BARASUARA

Pertemuan pertama dengan musik Barasuara terjadi beberapa bulan lalu di sebuah sore yang tak direncanakan. Kali itu saya bersama pacar, seorang metalhead yang baik dan punya referensi musik yang seringkali menarik. Ia gemar membaca apapun terkait musik dan sejak dulu kerap bercerita tentang Iga Massardi, musisi yang kemudian menjadi frontman Barasuara. Sore itu ia memutar CD…

Bagaimana menjawabnya?

Siapa yang menciptakan Tuhan? Siapa memberi nama benda-benda? Di mana Tuhan tinggal? Siapa manusia pertama? Ada apa di atas luar angkasa? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak saya dapatkan dalam buku filsafat atau astronomi, puisi atau kitab suci, tetapi dari dua gadis kecil berumur 7 dan 11 tahun. Sore tadi di Ubud, seperti biasa 15 menit setelah jam…

INSPIRASI DARI LICIN : Semalam di Ijen Resort and Villas

Nyanyian doa terdengar sayup dari kejauhan, melantun lembut, berbaur dengan suara katak dan serangga pohon, menyambut petang pertama saya di desa ini. Seakan masuk ke sebuah lukisan, di hadapan saya terhampar sawah dan hijau tetumbuhan yang tertata alami, pohon kelapa berpencar di sana-sini dengan latar belakang hutan dan gunung-gunung biru tua yang agung menjulang diselimuti selapis…

Catatan tentang Harimau! Harimau! Jalan Tak Ada Ujung dan STAR WARS

Ada dua novel Mochtar Lubis yang masih segar di pikiran saya sekarang ini. Keduanya adalah karangan yang kian melejitkan nama penulisnya, yang juga jurnalis kawakan, sebagai sastrawan terkemuka di Indonesia. Novel pertama berjudul “Harimau! Harimau!” (1975) yang saya baca serangkaian kegiatan Reading Club yang digelar Komunitas Sahaja. Segera setelah menutup halaman terakhir buku ini, saya…

MALAM DI LEMBAH

Pekan yang beku di Lembah Grizzly pohon tertidur jejak kaki pejalan tertutupi musim di papan nama gerbang peternakan dingin bermain dengan kata huruf-huruf pudar dalam garisnya apa yang terlihat sepintas hanya putih dan senyap lewat pukul empat matahari bergegas lenyap menyusul para kuda kembali ke kandang aku memandang keluar lewat jendela loteng di kabin malam…

HUTAN BELAKANG RUMAH

Desember lalu kami jalan ke hutan lewat belakang rumah di 11th Avenue aku panjat pohon kayu meraba gurat tubuhnya tumbuh menahun berkawan cuaca mungkinkah dibangun pondok di antara dahan kokoh ini tempat aku suatu saat bakal kembali lalu tak sengaja melihat seekor tupai tertidur di dalamnya mengigaukan hujan biji-bijian dari angkasa Solar dan Luna menyalak…